Seperti yang kita tahu, ayat kursi diketahui dapat melindungi kita dari hal-hal buruk atas izin Allah. Selain itu, bacaan ayat kursi menjadi amalan baik bagi kita umat manusia agar lebih dekat dengan Sang Maha Pencipta.
Sebuah dalil menjelaskan bahwa hanya Allah yang pantas untuk disembah dan Dia akan hidup kekal abadi serta selalu mengurus ciptaan-Nya. Dia tidak pernah tidur ataupun mengantuk. Segala yang ada di bumi, langit, bahkan diantara keduanya merupakan milik Allah semata. Tidak ada yang bisa memberikan manfaat kecuali atas izin-Nya. Allah mengetahui segala yang terjadi, baik itu peristiwa secara terang-terangan ataupun sembunyi-bunyi. Jangankan sebuah peristiwa, Allah juga dapat mengetahui apa yang ada di hati dan pikiran kita. Berbeda dengan manusia yang tidak mengetahui apapun dari ilmu Allah kecuali kehendak-Nya.
1. Ketika pagi dan petang
Sebuah hadits menjelaskan bahwa barang siapa yang melafalkan ayat kursi pada petang hari maka ia akan dilindungi oleh Allah dari gangguan apapun hingga pagi hari. Sedangkan, jika ia melafalkan ayat kursi pada pagi hari maka ia juga akan dilindungi hingga petang harinya. Amalan ayat kursi akan membuat hidup kita lebih tenang karena dilindungi oleh Rasulullah.
2. Setelah shalat fardhu
Sebuah hadits berisi jika kita melafalkan ayat kursi setelah shalat fardhu atau shalat lima waktu maka tidak ada yang menghalangi kita untuk masuk ke surga. Maksudnya ialah, ketika kita mati dan semasa hidup telah mengamalkan ayat kursi dan membacanya setelah shalat lima waktu maka ia akan masuk ke surga tanpa halangan apapun.
3. Sebelum tidur
Waktu ini dijelaskan ketika Abu Hurairah mengadu kepada Rasulullah mengenai seseorang yang mengajarkan ayat kursi padanya. Abu Hurairah menjelaskan bahwa ada seseorang yang mengaku bahwa ia akan mengajari Hurairah suatu kalimat sehingga Allah akan memberikan manfaat baginya. Kemudian Rasul bertanya apakah kalimat yang diajarkan. Hurairah menjawab jika orang tersebut mengatakan bahwa ketika Abu Hurairah akan pergi tidur, maka ia dianjurkan membaca ayat kursi terlebih dahulu. Oleh karena itu, Allah akan melindunginya dari setan yang mendekati dan Allah akan selalu menjaganya hingga pagi hari. Setelah mendengar hal itu, Rasul membenarkan perkataan orang tersebut. Meskipun sebelumnya, ia adalah seorang pendusta, tetapi apa yang dikatakan pada Abu Hurairah adalah benar. Lalu, Rasul memberitahu Abu Hurairah bahwa yang mengajarkan kepadanya beberapa waktu lalu adalah setan.
Sebuah hadits menjelaskan bahwa ayat di dalam Al-Qur’an yang paling agung adalah ayat kursi. Hal ini menunjukkan jika ayat kursi memiliki keutamaan yang harus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, beberapa orang mungkin masih bingung mengapa ayat kursi memiliki keagungan yang lebih. Imam Nawawi menjelaskan bahwa di dalam kalimat ayat kursi, terdapat sifat dan nama Allah yang penting, yaitu sifat ilahi, sifat hidup, wahdaniyah, sifat ilmu, sifat kekuasaan, sifat kerajaan, dan sifat kehendak. Ketujuh sifat dasar itu terkandung di dalam bacaan ayat kursi ini.
Sebagai seorang muslim, sebisa mungkin memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk lebih mengingat Allah. Meskipun semua ayat Allah memiliki manfaat, ayat kursi memiliki keutamaan yang bisa kita gunakan sebagai amalan sehari-hari.
SYIAR ISLAM
Sabtu, 02 April 2016
Minggu, 20 Maret 2016
Pola Hidup Sehat Rasulullah SAW Dikagumi Ilmuwan Barat
Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutthalib bin Hasyim merupakan nabi dan rasul terakhir bagi umat Islam yang diutus Allah kepada seluruh umat manusia. Muhammad diutus untuk menegakkan ajaran Tauhid, seperti yang dibawa oleh nabi-nabi dan rasul-rasul sebelumnya.
Bagi umat Islam, Muhammad bukan hanya sekedar nabi dan rasul Allah saja. Beliau juga merupakan seorang panutan serta tauladan yang baik bagi seluruh umat Islam. Sehingga wajar saja apabila umat Islam marah ketika sosok yang dianggap mulia ini dilecehkan orang-orang yang benci terhadap Islam.
Berbicara tentang kehidupan Rasulullah, mari kita sedikit gali tentang pola hidup sehat Rasulullah yang patut kita tiru. Selama hidupnya, Rasulullah hanya menderita sakit selama dua kali, yaitu pertama pada saat beliau menerima wahyu pertama di Gua Hira dan yang kedua adalah saat-saat dimana menjelang meninggalnya beliau.
Hal ini tentu saja mengindikasikan bahwa Rasulullah itu memiliki fisik yang luar biasa, mengingat pada waktu itu Jazirah Arab merupakan tempat yang memiliki cuaca ekstrim. Mengetahui kisah ini, seoran profesor barat mengaku kagum dengan pola hidup sehat yang dijalankan oleh Rasulullah.
Ia menuturkan, "Kita masyarakat Barat yang tidak mengamati dan tidak mencontoh adab makan yang diajarkan Islam, akhirnya menderita banyak penyakit. Mereka yang mematuhi kebiasaan makan menurut Islam akan sehat, dan mereka yang meniru cara makan Barat yang buruk akan sakit. Kebiasaan sehat dalam adab makan Islam seharusnya ditiru oleh masyarakat Barat" ungkap Prof. Hans-Heinrich Reckeweg, M.D., ahli toksikologi, Biological Therapy Vol.1 No.2, 1983.
Bahkan dahulu pada masa Rasulullah, ada seorang tabib asal Mesir yang diutus untuk pergi ke Madinah sebagai tanda persahabatan. Namun setelah 8 bulan, tabib itu memilih kembali ke Mesir. Bukan karena tidak betah, malah ia dikenal akrab dan baik oleh warga Madinah. Ia pulang karena selama di Madinah, ia tidak menemukan satupun orang sakit yang datang untuk berobat ke tempat prakteknya. Sedangkan di Mesir, jasanya mungkin lebih dibutuhkan.
Sebelum berpamitan ke Mesir, ia menyempatkan diri untuk berpamitan dengan Rasulullah SAW dan menanyakan rahasia Rasulullah dan umatnya terlihat sehat dan sangat jarang terserang penyakit. Rasulullah-pun menjawab "kami adalah umat yang tidak makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang".
Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda, "Tidaklah sekali-sekali manusia memenuhi sebuah wadah pun yang lebih berbahaya dari perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makanan untuk menegakkan tubuhnya. Jika ia harus mengisinya, maka sepertiga (bagian lambung) untuk makanannya, sepertiga lagi untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya (udara)" [HR. Tirmidzi]
Setelah 14 abad berlalu hadits itu keluar, kini penelitian ilmiah mulai membuktikan kebenaran dari ucapan Rasulullah SAW tersebut. Kini penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa diet ala Rasul tersebut dapat memperpanjang umur seseorang, disebut juga sebagai diet anti-aging calorie restriction (diet pembatasan kalori atau diet rendah kalori).
Namun sebenarnya diet yang dibarat disebut "diet calorie-restriction" ini digembar-gemborkan berasal dari barat, namun masih menggunakan dasar diet Islam "berhenti sebelum kenyang" yang diajarkan Rasulullah.
Dalam 10 tahun terakhir ini, diet ini banyak sekali dibicarakan di dunia barat. Bahkan banyak ahli kesehatan bahkan ilmuwan yang bahwa diet ini adalah diet anti-aging terbaik yang pernah ada.
Dalam hal ini, yang palin utama adalah memotong kalori. Orang dewasa biasanya mengkonsumsi 2000 kalori per hari, maka mulai sekarang kurangi jumlah asupan kalori sebanyak kurang lebih sepertiganya, misalnya menjadi 1200 kalori/hari. Biasanya hal ini secara otomatis dapat diperoleh dengan memotong porsi makanan.
Namun yang perlu Anda ingat adalah memotong kalori, bukan berarti mengurangi jumlah asupan nutrien lain. Jadi, dengan porsi makanan yang tidak banyak, tetap harus memenuhi nutrien penting untuk tubuh seperti protein, vitamin, dan mineral-mineral. Jadi bukan sembarangan makan sedikit, seperti hanya makan kerupuk seharian misalnya.
Penemuan Kalluri Suba Rao, ahli biologi molekuler (2004): Makan sedikit memungkinkan tubuh untuk lebih 'berkonsentrasi' memperbaiki dirinya sendiri, sehingga kegiatan perbaikan DNA, membuang zat-zat toksin keluar tubuh, dan regenerasi sel-sel rusak dengan sel sehat dapat berlangsung lebih optimal—Sedangkan apabila kita makan banyak melebihi batasan, maka tubuh akan lebih sibuk dengan kegiatan katabolisme (menguraikan makanan-makanan itu dalam tubuh) dan 'tidak sempat' memperbaiki dirinya sendiri.
Inilah salah satu pengundang berbagai penyakit seperti darah tinggi, kolesterol, dan lain-lain yang dapat memperpendek umur manusia zaman sekarang.
Tubuh sesungguhnya memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri dari kerusakan-kerusakan dalam, namun makan terlalu banyak dapat menghalangi hal tersebut. Hasil temuan Rao ini diumumkan di Journal of Molecular and Cellular Biochemistry (2004).
Jika kerusakan DNA maka penyakit-penyakit degeneratif lain yang terkait dengan penuaan dapat dicegah. "Ada banyak sekali bukti bahwa membatasi kalori dapat menurunkan resiko Anda terjangkit penyakit modern seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung." ujar peneliti Universitas Saint Louis, Edward Weiss.
Rasulullah bersabda, "Kita (kaum muslimin) adalah kaum yang hanya makan bila lapar dan berhenti makan sebelum kenyang". Kini hadits tersebut memang sudah terbukti melalui penelitian modern. Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda,
"Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas."
Imam Asy-Syafi’i rahimahullah menjelaskan,
"Karena kekenyangan membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah"
Bahkan kekenyangan hukumnya bisa haram, Ibnu Hajar rahimahullah berkata,
"Larangan kekenyangan dimaksudkan pada kekenyangan yang membuat penuh perut dan membuat orangnya berat untuk melaksanakan ibadah dan membuat angkuh, bernafsu, banyak tidur dan malas. Bisa jadi hukumnya berubah dari makruh menjadi haram sesuai dengan dampak buruk yang ditimbulkan (misalnya membahayakan kesehatan)"
Bagaimana menurut Anda? Ilmuwan saja telah mengatakan bahwa diet ala Rasulullah adalah yang terbaik. Untuk itu, mari kita ikuti apa yang telah Rasulullah kerjkan, selain mendapatkan manfaat yang luar biasa, kita juga medapatkan pahala darinya.
Bagi umat Islam, Muhammad bukan hanya sekedar nabi dan rasul Allah saja. Beliau juga merupakan seorang panutan serta tauladan yang baik bagi seluruh umat Islam. Sehingga wajar saja apabila umat Islam marah ketika sosok yang dianggap mulia ini dilecehkan orang-orang yang benci terhadap Islam.
Berbicara tentang kehidupan Rasulullah, mari kita sedikit gali tentang pola hidup sehat Rasulullah yang patut kita tiru. Selama hidupnya, Rasulullah hanya menderita sakit selama dua kali, yaitu pertama pada saat beliau menerima wahyu pertama di Gua Hira dan yang kedua adalah saat-saat dimana menjelang meninggalnya beliau.
Hal ini tentu saja mengindikasikan bahwa Rasulullah itu memiliki fisik yang luar biasa, mengingat pada waktu itu Jazirah Arab merupakan tempat yang memiliki cuaca ekstrim. Mengetahui kisah ini, seoran profesor barat mengaku kagum dengan pola hidup sehat yang dijalankan oleh Rasulullah.
Ia menuturkan, "Kita masyarakat Barat yang tidak mengamati dan tidak mencontoh adab makan yang diajarkan Islam, akhirnya menderita banyak penyakit. Mereka yang mematuhi kebiasaan makan menurut Islam akan sehat, dan mereka yang meniru cara makan Barat yang buruk akan sakit. Kebiasaan sehat dalam adab makan Islam seharusnya ditiru oleh masyarakat Barat" ungkap Prof. Hans-Heinrich Reckeweg, M.D., ahli toksikologi, Biological Therapy Vol.1 No.2, 1983.
Bahkan dahulu pada masa Rasulullah, ada seorang tabib asal Mesir yang diutus untuk pergi ke Madinah sebagai tanda persahabatan. Namun setelah 8 bulan, tabib itu memilih kembali ke Mesir. Bukan karena tidak betah, malah ia dikenal akrab dan baik oleh warga Madinah. Ia pulang karena selama di Madinah, ia tidak menemukan satupun orang sakit yang datang untuk berobat ke tempat prakteknya. Sedangkan di Mesir, jasanya mungkin lebih dibutuhkan.
Sebelum berpamitan ke Mesir, ia menyempatkan diri untuk berpamitan dengan Rasulullah SAW dan menanyakan rahasia Rasulullah dan umatnya terlihat sehat dan sangat jarang terserang penyakit. Rasulullah-pun menjawab "kami adalah umat yang tidak makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang".
Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda, "Tidaklah sekali-sekali manusia memenuhi sebuah wadah pun yang lebih berbahaya dari perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makanan untuk menegakkan tubuhnya. Jika ia harus mengisinya, maka sepertiga (bagian lambung) untuk makanannya, sepertiga lagi untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya (udara)" [HR. Tirmidzi]
Setelah 14 abad berlalu hadits itu keluar, kini penelitian ilmiah mulai membuktikan kebenaran dari ucapan Rasulullah SAW tersebut. Kini penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa diet ala Rasul tersebut dapat memperpanjang umur seseorang, disebut juga sebagai diet anti-aging calorie restriction (diet pembatasan kalori atau diet rendah kalori).
Namun sebenarnya diet yang dibarat disebut "diet calorie-restriction" ini digembar-gemborkan berasal dari barat, namun masih menggunakan dasar diet Islam "berhenti sebelum kenyang" yang diajarkan Rasulullah.
Dalam 10 tahun terakhir ini, diet ini banyak sekali dibicarakan di dunia barat. Bahkan banyak ahli kesehatan bahkan ilmuwan yang bahwa diet ini adalah diet anti-aging terbaik yang pernah ada.
Dalam hal ini, yang palin utama adalah memotong kalori. Orang dewasa biasanya mengkonsumsi 2000 kalori per hari, maka mulai sekarang kurangi jumlah asupan kalori sebanyak kurang lebih sepertiganya, misalnya menjadi 1200 kalori/hari. Biasanya hal ini secara otomatis dapat diperoleh dengan memotong porsi makanan.
Namun yang perlu Anda ingat adalah memotong kalori, bukan berarti mengurangi jumlah asupan nutrien lain. Jadi, dengan porsi makanan yang tidak banyak, tetap harus memenuhi nutrien penting untuk tubuh seperti protein, vitamin, dan mineral-mineral. Jadi bukan sembarangan makan sedikit, seperti hanya makan kerupuk seharian misalnya.
Penemuan Kalluri Suba Rao, ahli biologi molekuler (2004): Makan sedikit memungkinkan tubuh untuk lebih 'berkonsentrasi' memperbaiki dirinya sendiri, sehingga kegiatan perbaikan DNA, membuang zat-zat toksin keluar tubuh, dan regenerasi sel-sel rusak dengan sel sehat dapat berlangsung lebih optimal—Sedangkan apabila kita makan banyak melebihi batasan, maka tubuh akan lebih sibuk dengan kegiatan katabolisme (menguraikan makanan-makanan itu dalam tubuh) dan 'tidak sempat' memperbaiki dirinya sendiri.
Inilah salah satu pengundang berbagai penyakit seperti darah tinggi, kolesterol, dan lain-lain yang dapat memperpendek umur manusia zaman sekarang.
Tubuh sesungguhnya memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri dari kerusakan-kerusakan dalam, namun makan terlalu banyak dapat menghalangi hal tersebut. Hasil temuan Rao ini diumumkan di Journal of Molecular and Cellular Biochemistry (2004).
Jika kerusakan DNA maka penyakit-penyakit degeneratif lain yang terkait dengan penuaan dapat dicegah. "Ada banyak sekali bukti bahwa membatasi kalori dapat menurunkan resiko Anda terjangkit penyakit modern seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung." ujar peneliti Universitas Saint Louis, Edward Weiss.
Rasulullah bersabda, "Kita (kaum muslimin) adalah kaum yang hanya makan bila lapar dan berhenti makan sebelum kenyang". Kini hadits tersebut memang sudah terbukti melalui penelitian modern. Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda,
"Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas."
Imam Asy-Syafi’i rahimahullah menjelaskan,
"Karena kekenyangan membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah"
Bahkan kekenyangan hukumnya bisa haram, Ibnu Hajar rahimahullah berkata,
"Larangan kekenyangan dimaksudkan pada kekenyangan yang membuat penuh perut dan membuat orangnya berat untuk melaksanakan ibadah dan membuat angkuh, bernafsu, banyak tidur dan malas. Bisa jadi hukumnya berubah dari makruh menjadi haram sesuai dengan dampak buruk yang ditimbulkan (misalnya membahayakan kesehatan)"
Bagaimana menurut Anda? Ilmuwan saja telah mengatakan bahwa diet ala Rasulullah adalah yang terbaik. Untuk itu, mari kita ikuti apa yang telah Rasulullah kerjkan, selain mendapatkan manfaat yang luar biasa, kita juga medapatkan pahala darinya.
Rabu, 16 Maret 2016
Amalan Yang Dicintai Allah SWT Dan Dicintai Manusia
Abu ‘Abbas Sahl bin Sa’ad Assa’idi Rhadiallohuanhu berkata, ”Seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW seraya bertanya, wahai Rasulullah, tunjukanlah kepadaku suatu amal (pekerjaan) yang jika aku mengamalkannya aku dicintai Allah dan dicintai manusia.”
Maka Rasulullah SAW bersabda, ”Zuhudlah engkau terhadap dunia, niscaya Allah mencintaimu dan zuhudlah engkau terhadap apa yang ada pada manusia, niscaya manusia akan mencintaimu.” (HR Ibnu Majah dll).
Target akhir atau tujuan dari setiap amal seorang hamba ialah ia mengharapkan ridha dan cinta dari Allah. Hadis di atas mengajarkan kepada kita bahwa salah satu cara guna mendapatkan kecintaan Allah dan juga kecintaan manusia adalah dengan bersifat zuhud terhadap dunia. Sebab, zuhud merupakan salah satu bagian dari ketaatan dan Allah mencintai orang yang menaatinya. Dengan zuhud terhadap dunia, berarti kita hanya mengisi ruang hati kita dengan kecintaan kepada Allah.
Orang yang mencintai dunia, ruang hatinya terisi dengan kecintaan terhadap dunia, sehingga tidak mungkin hatinya menyatu denan kecintaan Allah. Secara bahasa zuhud berarti tidak berambisi terhadap dunia namun bukan berati kita hidup dalam keadaan melarat. Imam Sufyan Ats-Tsauri berkata, ”Zuhud adalah pendek angan-angan, tapi bukan memakan makanan yang tidak enak dan mengenakan pakaian yang jelek.”
Hidup zuhud bukan berarti kita meninggalkan dunia sama sekali, tetapi kita menjadikan dunia sebagai wasilah untuk mencapai kehidupan bahagia di akhirat nanti. Kita bisa menganalogikan jika kita akan bepergian ke suatu tempat, tentunya kita akan membawa perbekalan yang hanya dibutuhkan selama perjalanan saja guna mencapai tujuan tersebut, sehingga ketika kita membawa bekal yang tidak dibutuhkan tentunya hal ini akan merepotkan dalam perjalalan kita.
Begitupun dengan dunia dan akhirat, kita mencari dunia sebatas untuk menyampaikan kita ke kehidupan yang bahagia di akhirat. Dalam Alquran dan hadis banyak sekali ayat yang menyatakan bahwa dunia merupakan sesuatu yang sementara sifatnya. Firman-Nya dalam surat An-Nisa (4) ayat 77, ”…. Kesenangan di dunia ini hanyalah sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikit pun.”
Dunia yang disebutkan dalam Alquran maupun hadis, bukan tertuju pada segala hal yang menyangkut dunia, baik berupa waktu (siang dan malam), tempat (daratan, lautan, dan udara), maupun makhluk yang berada di dalammya. Akan tetapi cercaan tersebut pada dasarnya ditujukan pada sikap dan prilaku manusia di dunia yang cendrung terhadap kehidupan dunia dan lupa akan akhirat.
Alangkah indahnya jika bangsa ini memiliki sikap hati yang zuhud terhadap dunia. Kita bisa memastikan jika para pembesar bangsa ini bersikap zuhud maka bangsa ini akan terlepas dari bencana korupsi.
Maka Rasulullah SAW bersabda, ”Zuhudlah engkau terhadap dunia, niscaya Allah mencintaimu dan zuhudlah engkau terhadap apa yang ada pada manusia, niscaya manusia akan mencintaimu.” (HR Ibnu Majah dll).
Target akhir atau tujuan dari setiap amal seorang hamba ialah ia mengharapkan ridha dan cinta dari Allah. Hadis di atas mengajarkan kepada kita bahwa salah satu cara guna mendapatkan kecintaan Allah dan juga kecintaan manusia adalah dengan bersifat zuhud terhadap dunia. Sebab, zuhud merupakan salah satu bagian dari ketaatan dan Allah mencintai orang yang menaatinya. Dengan zuhud terhadap dunia, berarti kita hanya mengisi ruang hati kita dengan kecintaan kepada Allah.
Orang yang mencintai dunia, ruang hatinya terisi dengan kecintaan terhadap dunia, sehingga tidak mungkin hatinya menyatu denan kecintaan Allah. Secara bahasa zuhud berarti tidak berambisi terhadap dunia namun bukan berati kita hidup dalam keadaan melarat. Imam Sufyan Ats-Tsauri berkata, ”Zuhud adalah pendek angan-angan, tapi bukan memakan makanan yang tidak enak dan mengenakan pakaian yang jelek.”
Hidup zuhud bukan berarti kita meninggalkan dunia sama sekali, tetapi kita menjadikan dunia sebagai wasilah untuk mencapai kehidupan bahagia di akhirat nanti. Kita bisa menganalogikan jika kita akan bepergian ke suatu tempat, tentunya kita akan membawa perbekalan yang hanya dibutuhkan selama perjalanan saja guna mencapai tujuan tersebut, sehingga ketika kita membawa bekal yang tidak dibutuhkan tentunya hal ini akan merepotkan dalam perjalalan kita.
Begitupun dengan dunia dan akhirat, kita mencari dunia sebatas untuk menyampaikan kita ke kehidupan yang bahagia di akhirat. Dalam Alquran dan hadis banyak sekali ayat yang menyatakan bahwa dunia merupakan sesuatu yang sementara sifatnya. Firman-Nya dalam surat An-Nisa (4) ayat 77, ”…. Kesenangan di dunia ini hanyalah sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikit pun.”
Dunia yang disebutkan dalam Alquran maupun hadis, bukan tertuju pada segala hal yang menyangkut dunia, baik berupa waktu (siang dan malam), tempat (daratan, lautan, dan udara), maupun makhluk yang berada di dalammya. Akan tetapi cercaan tersebut pada dasarnya ditujukan pada sikap dan prilaku manusia di dunia yang cendrung terhadap kehidupan dunia dan lupa akan akhirat.
Alangkah indahnya jika bangsa ini memiliki sikap hati yang zuhud terhadap dunia. Kita bisa memastikan jika para pembesar bangsa ini bersikap zuhud maka bangsa ini akan terlepas dari bencana korupsi.
7 Alasan Mengapa Pemimpin Harus Muslim Dan Beriman?
Ada pertanyaan:
Jika muslim menolak kepemimpinan orang kafir (non-muslim), maka menyingkir saja ke gunung, tinggalkan pesawat terbang, laptop, dan alat-alat teknologi lain buatan orang kafir.
Jawab kita:
Pertama, dalam melakukan setiap tindakan, muslim selalu mengacu kepada al-Quran dan Sunnah Nabi saw. Sebab, itulah pesan Nabi, bahwa jika muslim berpegang teguh kepada keduanya, maka pasti mereka tidak tersesat. Muslim hidup untuk dunia dan akhirat. Bahkan, keselamatan akhirat lebih utama, karena merupakan kehidupan yang abadi. Sikap ini berbeda dengan kaum lainnya, atau juga kaum sekuler yang tidak percaya al-Quran dan Sunnah Rasul menjadi pedoman untuk seluruh aspek kehidupan manusia. Mereka lebih percaya kepada "buku-buku lain" ketimbang al-Quran. Itu pilihan. Nanti kita akan sama-sama menghadap Allah SWT dan mempertanggungjawabkan pilihan kita masing-masing.
Kedua, Muslim punya suri teladan yang utama dan abadi, yakni Nabi Muhammad saw. Dalam hal sekecil-kecilnya, seperti bagaimana cara bangun tidur atau masuk kamar mandi, bagaimana adab naik kendaraan, maka muslim berusaha mencontoh tata-cara (adab) Nabi Muhammad saw. Beliau adalah utusan Allah SWT untuk seluruh umat manusia. Beliau adalah suri tauladan. Inilah keyakinan kami, orang muslim. Mohon dihormati. Dalam memilih pemimpin, Nabi saw telah memberikan contoh yang abadi.
Ketiga, dalam konsep Islam, "pemimpin" (imam) sebagaimana disabdakan oleh Nabi Muhammad saw, adalah ibarat perisai (junnah). Tentu saja, dalam segala aspek kehidupan, mulai rumah tangga, organisasi, sekolah, universitas, sampai negara, idealnya sang pemimpin adalah orang yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia. Bukan sekedar yang beragama Islam. Seorang muslim akan lebih merasa nyaman, jika pilot pesawat adalah muslim yang taat, yang mengajak penumpang pesawat untuk berdoa sebelum terbang. Meskipun, secara hukum Islam, boleh saja, seorang muslim naik pesawat yang pilotnya non-muslim. Muslim boleh kuliah di satu universitas yang rektornya bukan muslim. Tetapi, bukankah lebih baik jika rektornya muslim yang taat yang memimpin kampus dengan nilai-nilai kenabian?
Keempat, dalam soal kepemimpinan politik kenegaraan, memang seorang muslim wajib memilih pemimpin yang muslim. Itu karena dalam konsep kepemimpinan Islam, pemimpin masyarakat bertugas memimpin dan membimbing rakyatnya agar hidupnya selamat, sejahtera, dan bahagia dunia dan akhira. Ini bedanya dengan konsep kepemimpinan sekuler, yang memandang pemimpin hanya sebatas aspek materi dan duniawi saja.
Pemimpin politik/kenegaraan, memiliki wewenang untuk membuat hukum dan peraturan bagi masyarakat. Tentu diharapkan, pemimpin yang baik akan membuat paraturan yang baik pula. Rencana Gubernur DKI, Ahok, untuk melegalkan pelacuran di Jakarta, menunjukkan bahwa pemimpin politik memiliki kedudukan yang sangat strategis untuk memperbaiki atau merusak masyarakat. Benarlah kata Imam al-Ghazali, bahwa rakyat rusak karena pemimpin (penguasa/umara) rusak. Umara rusak karena ulama rusak, dan seterusnya.
Kelima, jika kondisi muslim tidak mungkin memilih pemimpin yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia, -- karena seluruh calon pemimpin itu bukan muslim, seperti di berbagai negara Eropa dan Amerika -- , maka tentu saja, kaum muslim akan memilih yang "terbaik" di antara yang ada. Sebab, Islam adalah agama yang bersifat rahmatan lil-alamin. Kaum muslim harus menjadi rahmat untuk semua.
Keenam, muslim diperintahkan berbuat adil, terhadap seluruh umat manusia. Tidak boleh kebencian kepada seseorang atau kepada suatu kaum menyebabkan tindakan yang zalim (tidak adil). Jika ada pemimpin non-muslim yang melakukan tindakan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat -- selama tidak bertentangan dengan syariat Islam -- maka tindakan itu harus diberikan apresiasi. Bahkan, pemimpin muslim harus melakukan yang lebih baik lagi, daripada yang dilakukan oleh pemimpin non-muslim. Karena itu, kaum muslim pun perlu lebih keras dan selektif dalam memilih pemimpin; bukan asal beragama Islam.
Ketujuh, dalam al-Quran dijelaskan, bahwa amal perbuatan orang kafir tidak ada nilainya di mata Allah SWT, ibarat fatamorgana (QS 24:39). Itu sangat logis, karena orang kafir tidak mengakui Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah dan ditaati. Mereka juga menolak utusan Tuhan Yang Maha Esa (Nabi Muhammad). Tentulah tidak masuk akal, jika seorang warga negara meminta gaji dari Presidennya, sementara dia sendiri tidak mengakui sang Presiden sebagai pemimpin yang sah dan berhak ditaati.
Demikianlah, sekilas pandangan, mengapa kita perlu pemimpin muslim yang tidak sekedar beragama Islam, tetapi yang benar-benar beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia. Umat Islam harus menjadi umat terbaik (QS 3:110), karena mereka mendapatkan amanah melanjutkan perjuangan para Nabi dalam menegakkan kebenaran.
Masalah siapa yang akan jadi gubernur DKI nanti tidak perlu sampai menjadikan kaum muslim kehilangan iman. Iman lebih mahal harganya dari kursi gubernur itu sendiri. Siapa pun yang jadi gubernur, jangan sampai kita menukar iman kita dengan godaan dunia. Siapa pun gubernurnya, kita harus dan bisa menjadi muslim yang baik. Kewajiban kita berjuang menyampaikan kebenaran. Yang mau terima silakan. Yang tidak mau, semoga suatu ketika terbuka pintu hatinya untuk menerima kebenaran. Jika orang tuanya belum mau, semoga anak atau cucunya nanti yang terima kebenaran.
Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat. Mohon maaf, jika ada hal-hal yang kurang berkenan. Wallahu a'lam bish-shawab.
Jika muslim menolak kepemimpinan orang kafir (non-muslim), maka menyingkir saja ke gunung, tinggalkan pesawat terbang, laptop, dan alat-alat teknologi lain buatan orang kafir.
Jawab kita:
Pertama, dalam melakukan setiap tindakan, muslim selalu mengacu kepada al-Quran dan Sunnah Nabi saw. Sebab, itulah pesan Nabi, bahwa jika muslim berpegang teguh kepada keduanya, maka pasti mereka tidak tersesat. Muslim hidup untuk dunia dan akhirat. Bahkan, keselamatan akhirat lebih utama, karena merupakan kehidupan yang abadi. Sikap ini berbeda dengan kaum lainnya, atau juga kaum sekuler yang tidak percaya al-Quran dan Sunnah Rasul menjadi pedoman untuk seluruh aspek kehidupan manusia. Mereka lebih percaya kepada "buku-buku lain" ketimbang al-Quran. Itu pilihan. Nanti kita akan sama-sama menghadap Allah SWT dan mempertanggungjawabkan pilihan kita masing-masing.
Kedua, Muslim punya suri teladan yang utama dan abadi, yakni Nabi Muhammad saw. Dalam hal sekecil-kecilnya, seperti bagaimana cara bangun tidur atau masuk kamar mandi, bagaimana adab naik kendaraan, maka muslim berusaha mencontoh tata-cara (adab) Nabi Muhammad saw. Beliau adalah utusan Allah SWT untuk seluruh umat manusia. Beliau adalah suri tauladan. Inilah keyakinan kami, orang muslim. Mohon dihormati. Dalam memilih pemimpin, Nabi saw telah memberikan contoh yang abadi.
Ketiga, dalam konsep Islam, "pemimpin" (imam) sebagaimana disabdakan oleh Nabi Muhammad saw, adalah ibarat perisai (junnah). Tentu saja, dalam segala aspek kehidupan, mulai rumah tangga, organisasi, sekolah, universitas, sampai negara, idealnya sang pemimpin adalah orang yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia. Bukan sekedar yang beragama Islam. Seorang muslim akan lebih merasa nyaman, jika pilot pesawat adalah muslim yang taat, yang mengajak penumpang pesawat untuk berdoa sebelum terbang. Meskipun, secara hukum Islam, boleh saja, seorang muslim naik pesawat yang pilotnya non-muslim. Muslim boleh kuliah di satu universitas yang rektornya bukan muslim. Tetapi, bukankah lebih baik jika rektornya muslim yang taat yang memimpin kampus dengan nilai-nilai kenabian?
Keempat, dalam soal kepemimpinan politik kenegaraan, memang seorang muslim wajib memilih pemimpin yang muslim. Itu karena dalam konsep kepemimpinan Islam, pemimpin masyarakat bertugas memimpin dan membimbing rakyatnya agar hidupnya selamat, sejahtera, dan bahagia dunia dan akhira. Ini bedanya dengan konsep kepemimpinan sekuler, yang memandang pemimpin hanya sebatas aspek materi dan duniawi saja.
Pemimpin politik/kenegaraan, memiliki wewenang untuk membuat hukum dan peraturan bagi masyarakat. Tentu diharapkan, pemimpin yang baik akan membuat paraturan yang baik pula. Rencana Gubernur DKI, Ahok, untuk melegalkan pelacuran di Jakarta, menunjukkan bahwa pemimpin politik memiliki kedudukan yang sangat strategis untuk memperbaiki atau merusak masyarakat. Benarlah kata Imam al-Ghazali, bahwa rakyat rusak karena pemimpin (penguasa/umara) rusak. Umara rusak karena ulama rusak, dan seterusnya.
Kelima, jika kondisi muslim tidak mungkin memilih pemimpin yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia, -- karena seluruh calon pemimpin itu bukan muslim, seperti di berbagai negara Eropa dan Amerika -- , maka tentu saja, kaum muslim akan memilih yang "terbaik" di antara yang ada. Sebab, Islam adalah agama yang bersifat rahmatan lil-alamin. Kaum muslim harus menjadi rahmat untuk semua.
Keenam, muslim diperintahkan berbuat adil, terhadap seluruh umat manusia. Tidak boleh kebencian kepada seseorang atau kepada suatu kaum menyebabkan tindakan yang zalim (tidak adil). Jika ada pemimpin non-muslim yang melakukan tindakan yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat -- selama tidak bertentangan dengan syariat Islam -- maka tindakan itu harus diberikan apresiasi. Bahkan, pemimpin muslim harus melakukan yang lebih baik lagi, daripada yang dilakukan oleh pemimpin non-muslim. Karena itu, kaum muslim pun perlu lebih keras dan selektif dalam memilih pemimpin; bukan asal beragama Islam.
Ketujuh, dalam al-Quran dijelaskan, bahwa amal perbuatan orang kafir tidak ada nilainya di mata Allah SWT, ibarat fatamorgana (QS 24:39). Itu sangat logis, karena orang kafir tidak mengakui Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah dan ditaati. Mereka juga menolak utusan Tuhan Yang Maha Esa (Nabi Muhammad). Tentulah tidak masuk akal, jika seorang warga negara meminta gaji dari Presidennya, sementara dia sendiri tidak mengakui sang Presiden sebagai pemimpin yang sah dan berhak ditaati.
Demikianlah, sekilas pandangan, mengapa kita perlu pemimpin muslim yang tidak sekedar beragama Islam, tetapi yang benar-benar beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia. Umat Islam harus menjadi umat terbaik (QS 3:110), karena mereka mendapatkan amanah melanjutkan perjuangan para Nabi dalam menegakkan kebenaran.
Masalah siapa yang akan jadi gubernur DKI nanti tidak perlu sampai menjadikan kaum muslim kehilangan iman. Iman lebih mahal harganya dari kursi gubernur itu sendiri. Siapa pun yang jadi gubernur, jangan sampai kita menukar iman kita dengan godaan dunia. Siapa pun gubernurnya, kita harus dan bisa menjadi muslim yang baik. Kewajiban kita berjuang menyampaikan kebenaran. Yang mau terima silakan. Yang tidak mau, semoga suatu ketika terbuka pintu hatinya untuk menerima kebenaran. Jika orang tuanya belum mau, semoga anak atau cucunya nanti yang terima kebenaran.
Semoga penjelasan singkat ini bermanfaat. Mohon maaf, jika ada hal-hal yang kurang berkenan. Wallahu a'lam bish-shawab.
Kamis, 10 Maret 2016
History Gerhana Matahari Total di Indonesia
EUFORIA gerhana matahari yang akan terjadi di beberapa wilayah di Indonesia pada hari Rabu (09/03/16) besok sangat begitu terasa. Bahkan iklan-iklan untuk menyambut gerhana matahari pun sangat booming di berbagai media massa beberapa minggu sebelum pelaksanaannya.
Namun, tahukah Anda bahwa gerhana matahari total sebenarnya sudah beberapa kali terjadi di wilayah Indonesia sebelum tahun 2016 ini.
Dikutip BBC Indonesia, Senin (07/03/16), gerhana matahari total di Indonesia pernah terjadi pada tanggal 24 Oktober 1995, 18 Maret 1988, 22 November 1984, dan 11 Juni 1983. Berdasarkan perhitungan ilmu astronomi, selain pada tanggal 09 Maret 2016 gerhana Matahari Total juga akan kembali terjadi di Indonesia pada tanggal 20 April 2042 dan 12 September 2053.
Akan tetapi wilayah Indonesia akan dilintasi oleh Gerhana Matahari Cincin dan Total secara bersamaan pada 20 April 2023 dan 25 November 2049.
Sebagai seorang muslim, alangkah lebih baik jika untuk mempersiapkan menyambut datangnya gerhana matahari itu bukan sekadar dirayakan dengan hiburan yang penuh hura-hura akan tetapi kita bisa mempersiapkan untuk melaksanakan shalat gerhana matahari secara berjamaah di tempat-tempat gerhana matahari melintas.
Nah, adapun salah satu cara mempersiapkannya ialah dengan mengetahu tata cara shalat gerhana matahari. Bagaimana caranya?
Berikut panduan shalat gerhana matahari :
Shalat gerhana dilakukan dua rakaat dengan 4 kali rukuk yaitu pada rakaat pertama, setelah rukuk dan Iktidal membaca Al Fatihah lagi kemudian rukuk dan iktidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula pada rakaat kedua.
Secara lengkapnya, ini adalah tata cara shalat gerhana adalah sebagai berikut:
1. Memastikan terjadinya gerhana bulan atau Matahari terlebih dahulu.
2. Shalat gerhana dilakukan saat gerhana sedang terjadi.
3. Sebelum shalat, jamaah dapat diingatkan dengan ungkapan,
”Ash-shalatu jaami’ah.”
4. Jika niat diucapkan:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ / لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى
5. Shalat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat.
6. Setiap rakaat terdiri dari dua kali ruku dan dua kali sujud.
7. Setelah rukuk pertama dari setiap rakaat membaca Al-Fatihah dan surah kembali
8. Pada rakaat pertama, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surah kedua. Demikian pula pada rakaat kedua, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua.
Misalnya rakaat pertama membaca surat Yasin (36) dan ar-Rahman (55), lalu rakaat kedua membaca al-Waqiah (56) dan al-Mulk (78)
9. Setelah shalat, disunahkan untuk berkhutbah.
Namun, tahukah Anda bahwa gerhana matahari total sebenarnya sudah beberapa kali terjadi di wilayah Indonesia sebelum tahun 2016 ini.
Dikutip BBC Indonesia, Senin (07/03/16), gerhana matahari total di Indonesia pernah terjadi pada tanggal 24 Oktober 1995, 18 Maret 1988, 22 November 1984, dan 11 Juni 1983. Berdasarkan perhitungan ilmu astronomi, selain pada tanggal 09 Maret 2016 gerhana Matahari Total juga akan kembali terjadi di Indonesia pada tanggal 20 April 2042 dan 12 September 2053.
Akan tetapi wilayah Indonesia akan dilintasi oleh Gerhana Matahari Cincin dan Total secara bersamaan pada 20 April 2023 dan 25 November 2049.
Sebagai seorang muslim, alangkah lebih baik jika untuk mempersiapkan menyambut datangnya gerhana matahari itu bukan sekadar dirayakan dengan hiburan yang penuh hura-hura akan tetapi kita bisa mempersiapkan untuk melaksanakan shalat gerhana matahari secara berjamaah di tempat-tempat gerhana matahari melintas.
Nah, adapun salah satu cara mempersiapkannya ialah dengan mengetahu tata cara shalat gerhana matahari. Bagaimana caranya?
Berikut panduan shalat gerhana matahari :
Shalat gerhana dilakukan dua rakaat dengan 4 kali rukuk yaitu pada rakaat pertama, setelah rukuk dan Iktidal membaca Al Fatihah lagi kemudian rukuk dan iktidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula pada rakaat kedua.
Secara lengkapnya, ini adalah tata cara shalat gerhana adalah sebagai berikut:
1. Memastikan terjadinya gerhana bulan atau Matahari terlebih dahulu.
2. Shalat gerhana dilakukan saat gerhana sedang terjadi.
3. Sebelum shalat, jamaah dapat diingatkan dengan ungkapan,
”Ash-shalatu jaami’ah.”
4. Jika niat diucapkan:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ / لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى
5. Shalat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat.
6. Setiap rakaat terdiri dari dua kali ruku dan dua kali sujud.
7. Setelah rukuk pertama dari setiap rakaat membaca Al-Fatihah dan surah kembali
8. Pada rakaat pertama, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surah kedua. Demikian pula pada rakaat kedua, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua.
Misalnya rakaat pertama membaca surat Yasin (36) dan ar-Rahman (55), lalu rakaat kedua membaca al-Waqiah (56) dan al-Mulk (78)
9. Setelah shalat, disunahkan untuk berkhutbah.
Rabu, 09 Maret 2016
Sering-seringlah Merenungi Kematian, Niscaya Kau Akan Menjadi Manusia Yang Lebih Baik Lagi
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pada saat itu kita masih bisa melihat siapa saja yang menangisi kita, kita bisa melihat sahabat yang mentakziahi (berkunjung) pada kita. Tapi kita tidak bisa berdaya, tidak bisa bicara, tidak bisa bergerak. Kemudian kita dimandikan, bayangkan itu adalah diri kita, air yang mengguyur tubuh kita, yang selama ini kita mandi sendiri lalu dimandikan, dan kita menyaksikan siapa yang memandikan tersebut. Bersyukur kalau yang memandikan adalah anak-anak kita, sementara kita belum mengajarkan anak kita untuk itu. Kemudian kita dikafani, disholati, digotong untuk dibawa kedalam lubang kubur.
Rasulullah menjelaskan bahwasanya tidak ada yang mendengarnya kecuali malaikat dan hewan-hewan, manusia dan jin tidak bisa mendengarnya. Rasulullah memberitahu kepada diri kita, kalau yang dibawa itu adalah mayit sholeh, maka mayit sholeh itu berkata : “Ya Allah Percepatlah aku kerumahku..”, dia sudah melihat syurga, karena kesholehannya selama di dunia ini.
Tapi sebaliknya ketika mayit itu adalah mayit yang banyak berbuat syirik, koruptor, maksiat, perampok, penipu, pembunuh, perusak, penyihir, pemamer aurot dan lain-lainnya. Maka mayit itu berkata : “tolong berhenti, mau dibawa kemana aku… berhenti…”, meskipun tidak ada yang mendengarnya, dia terus dibawa hingga kedalam kubur, dia berteriak seperti itu karena dia sudah melihat betapa dirinya telah berlumuran dosa-dosa dan nerakalah tempatnya. Naudzubillah..!
foto : Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat turut mengusung jenazah Een Sukaesih
Saudaraku, sungguh kita akan masuk ke dalam lubang galian 2 meter tersebut. Di saat itu kita masih melihat terakhir siapa yang mengeruk, mengadzani dan menutupi lubang kubur kita, mungkin itu keluarga kita dan sahabat-sahabat kita. Kemudian kita ditinggalkan sendiri, sepi..! Dalam kubur, daging dan tulang belulang hancur, malaikatpun akan bertanya satu persatu segala perbuatan kita di dunia, dan pada saat itu tidak ada yang menolong, tidak ada kekuasaan, tidak ada secuil harta, tidak ada keluarga, tidak ada pengawal, yang ada hanya gelap gulita. Allahu Akbar, Allahu Akbar Walilla Ilham…!
Kita masih hidup, kita belum wafat, berarti Allah SWT sangat sayang kepada kita, Allah SWT memberi kesempatan kepada kita untuk Bertaubat. Inilah saatnya, saatnya kita bertaubat, saatnya berjanji berjanji untuk taat, saatnya untuk tidak lagi melakukan kemaksiatan dan kedzaliman, saatnya kita rendah diri dihadapan Allah rendah hati pada makhluk Allah, saatnya kita membahagiakan keluarga kita, orang tua kita, suami kita, istri kita, anak kita, cucu kita, Serta bergaullah dengan orang-orang sholeh.
Semoga tulisan ini bisa memberikan renungan mendalam bagi kita untuk lebih ingat pada Allah SWT, dan semoga kita manjadi penghuni syurga. Aamiin... !
Selasa, 08 Maret 2016
Lafadz Niat dan Tata Cara Shalat Gerhana Matahari
Gerhana Matahari Total (GMT) sebentar lagi akan terjadi pada hari ini Rabu 9 Maret 2016. Peristiwa langka ini akan dialami oleh 12 provinsi di Indonesia. Jadi ada 12 daerah yang dilewati Gerhana Matahari Total 2016 di tanah air.
Bagi umat Islam ternyata ada doa Sholat khusus ketika Gerhana Matahari tiba. Sholat Gerhana Matahari itu dinamakan Sholat Kusuf.
Sholat Gerhana Matahari hukumnya sunnah. Sholat sunnah ini dilaksanakan ketika terjadi atau adanya gerhana matahari, yakni mulai ketika gerhana matahari muncul sampai gerhana matahari tersebut hilang.
Ditahun 2016, kebetulan Gerhana matahari total akan terjadi di indonesia. Fenomena alam yang berlangsung pada 9 Maret 2016 ini sangat menarik perhatian wisatawan untuk menyaksikannya. Tak sedikit dari mereka yang sudah memesan hotel sejak 2014 lalu.
Sholat Kusuf berdasar beberapa Hadits yang diantaranya adalah,”Telah terjadi gerhana Matahari pada hari wafatnya Ibrahim putra Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Berkatalah manusia: Telah terjadi gerhana Matahari karana wafatnya Ibrahim. Maka bersabdalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam “Bahwasanya Matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Allah mempertakutkan hamba-hambaNya dengan keduanya. Matahari gerhana, bukanlah kerana matinya seseorang atau lahirnya. Maka apabila kamu melihat yang demikian, maka hendaklah kamu salat dan berdoa sehingga selesai gerhana.”, HR. Bukhari & Muslim.
Nah pada saat terjadi Gerhana Matahari Total atau GMT 2016 di tanah air, umat muslim Indonesia juga bersiap dengan tata cara Shalat Kusuf..
Sholat Gerhana dianjurkan karena pernah dilakukan Rasulullah saw kata Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, Jawa Timur Achmad Mulyadi.
“Shalat gerhana ini merupakan syariah dan pernah dilaksanakan oleh Nabi Muhammad semasa beliau masih hidup pada tahun ke-10 Hijriah,” katanya di Pamekasan, Sabtu (5/3/2016). Seperti dilansir dari laman Republik.
Sedangkan Sholat Gerhana Matahari dilakukan dengan 2 rakaat dengan empat kali rukuk. Rakaat pertama, setelah rukuk dan Iktidal membaca Al Fatihah kembali. Kemudian rukuk dan iktidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula yang dilakukan pada rakaat kedua.
Ini Tata Cara Doa Sholat Gerhana Matahari salah satunya menyambut Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 di Indonesia :
1. Berniat di dalam hati. Saya niat salat sunnah gerhana matahari/ kusuf dua raka’at karena Allah Ta’ala. Bacaan Niatnya اُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLII SUNNATAN LIKUSUUFISY SYAMSI ROK'ATAINI MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Saya niat melaksanakan sholat sunnah gerhana matahari dua roka'at menjadi ma'mum karena Allah Ta'ala
Lafadz niat diatas adalah untuk kita apabila menjadi ma'mum. Tetapi jika menjadi imam maka lafadz MA'MUUMAN diganti menjadi IMAAMAN. Lengkapnya adalah sebagai berikut :
اُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ رَكْعَتَيْنِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLII SUNNATAN LIKUSUUFISY SYAMSI ROK'ATAINI IMAAMAN LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Saya niat melaksanakan sholat sunnah gerhana matahari dua roka'at menjadi imam karena Allah Ta'ala
2. Takbiratul ihram.
3.Baca doa iftitah, berta’awudz, lalu diikuti surat Al-fatihah dan surat yang panjang dengan tidak dikeraskan suaranya.
4. Ruku sambil memanjangkannya.
5. Bangkit dari ruku (itidal) sambil mengucapkan Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana wa lakalhamd’.
6. Setelah i’tidal, baca surat Al-Fatihah dan surat, yang panjang (lebih singkat dari yang pertama).
7. Ruku kembali (lebih pendek dari ruku sebelumnya)
8. I’tidal.
9. Sujud panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk diantara dua sujud dan sujud kembali.
10. Bangkit dari sujud, lalu menjalankan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama (bacaan dan gerakannya lebih singkat dari sebelumnya).
11. Tasyud.
12. Salam.
13. Setelah salam, Imam menyampaikan kotbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran zikir, doa, istighfar, dan sedekah.
Itulah tata cara sholat gerhana matahari. Semoga kita hari ini tanggal 9 Maret 2016 dapat menyaksikan Gerhana Matahari Total di Indonesia serta menjalankan sholat gerhana matahari dengan bacaan niatnya sebagaimana yang sudah paparkan diatas. Semoga bermanfaat. Aamiin...
Bagi umat Islam ternyata ada doa Sholat khusus ketika Gerhana Matahari tiba. Sholat Gerhana Matahari itu dinamakan Sholat Kusuf.
Sholat Gerhana Matahari hukumnya sunnah. Sholat sunnah ini dilaksanakan ketika terjadi atau adanya gerhana matahari, yakni mulai ketika gerhana matahari muncul sampai gerhana matahari tersebut hilang.
Ditahun 2016, kebetulan Gerhana matahari total akan terjadi di indonesia. Fenomena alam yang berlangsung pada 9 Maret 2016 ini sangat menarik perhatian wisatawan untuk menyaksikannya. Tak sedikit dari mereka yang sudah memesan hotel sejak 2014 lalu.
Sholat Kusuf berdasar beberapa Hadits yang diantaranya adalah,”Telah terjadi gerhana Matahari pada hari wafatnya Ibrahim putra Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Berkatalah manusia: Telah terjadi gerhana Matahari karana wafatnya Ibrahim. Maka bersabdalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam “Bahwasanya Matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Allah mempertakutkan hamba-hambaNya dengan keduanya. Matahari gerhana, bukanlah kerana matinya seseorang atau lahirnya. Maka apabila kamu melihat yang demikian, maka hendaklah kamu salat dan berdoa sehingga selesai gerhana.”, HR. Bukhari & Muslim.
Nah pada saat terjadi Gerhana Matahari Total atau GMT 2016 di tanah air, umat muslim Indonesia juga bersiap dengan tata cara Shalat Kusuf..
Sholat Gerhana dianjurkan karena pernah dilakukan Rasulullah saw kata Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, Jawa Timur Achmad Mulyadi.
“Shalat gerhana ini merupakan syariah dan pernah dilaksanakan oleh Nabi Muhammad semasa beliau masih hidup pada tahun ke-10 Hijriah,” katanya di Pamekasan, Sabtu (5/3/2016). Seperti dilansir dari laman Republik.
Sedangkan Sholat Gerhana Matahari dilakukan dengan 2 rakaat dengan empat kali rukuk. Rakaat pertama, setelah rukuk dan Iktidal membaca Al Fatihah kembali. Kemudian rukuk dan iktidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula yang dilakukan pada rakaat kedua.
Ini Tata Cara Doa Sholat Gerhana Matahari salah satunya menyambut Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 di Indonesia :
1. Berniat di dalam hati. Saya niat salat sunnah gerhana matahari/ kusuf dua raka’at karena Allah Ta’ala. Bacaan Niatnya اُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLII SUNNATAN LIKUSUUFISY SYAMSI ROK'ATAINI MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Saya niat melaksanakan sholat sunnah gerhana matahari dua roka'at menjadi ma'mum karena Allah Ta'ala
Lafadz niat diatas adalah untuk kita apabila menjadi ma'mum. Tetapi jika menjadi imam maka lafadz MA'MUUMAN diganti menjadi IMAAMAN. Lengkapnya adalah sebagai berikut :
اُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ رَكْعَتَيْنِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLII SUNNATAN LIKUSUUFISY SYAMSI ROK'ATAINI IMAAMAN LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Saya niat melaksanakan sholat sunnah gerhana matahari dua roka'at menjadi imam karena Allah Ta'ala
2. Takbiratul ihram.
3.Baca doa iftitah, berta’awudz, lalu diikuti surat Al-fatihah dan surat yang panjang dengan tidak dikeraskan suaranya.
4. Ruku sambil memanjangkannya.
5. Bangkit dari ruku (itidal) sambil mengucapkan Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana wa lakalhamd’.
6. Setelah i’tidal, baca surat Al-Fatihah dan surat, yang panjang (lebih singkat dari yang pertama).
7. Ruku kembali (lebih pendek dari ruku sebelumnya)
8. I’tidal.
9. Sujud panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk diantara dua sujud dan sujud kembali.
10. Bangkit dari sujud, lalu menjalankan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama (bacaan dan gerakannya lebih singkat dari sebelumnya).
11. Tasyud.
12. Salam.
13. Setelah salam, Imam menyampaikan kotbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran zikir, doa, istighfar, dan sedekah.
Itulah tata cara sholat gerhana matahari. Semoga kita hari ini tanggal 9 Maret 2016 dapat menyaksikan Gerhana Matahari Total di Indonesia serta menjalankan sholat gerhana matahari dengan bacaan niatnya sebagaimana yang sudah paparkan diatas. Semoga bermanfaat. Aamiin...
Langganan:
Komentar (Atom)






